in

Trio M-N-M Tidak Berkutik di Kandang City

trio-messi-neymar-mbappe-tak-berkutik
source: images.bfmtv.com

Pep Guardiola memuji konsistensi timnya setelah penampilan impresif yang memastikan kemenangan 2-1 di Liga Champions atas Paris Saint Germain pada hari Kamis dini hari tadi, dan mengamankan tempat mereka di babak 16 besar sebagai juara grup. Meskipun tanpa diperkuat pemain terbaik mereka Kevin De Bruyne, Jack Grealish dan Phil Foden.

Hasil ini membuat Manchester City maju ke babak sistem gugur untuk sembilan kali berturut-turut dalam 9 tahun terakhir.

Namun dari pihak PSG, kekalahan ini justru menimbulkan keraguan publik atas skuat asuhan Pochettino. Terlebih ketika sang pelatih dikaitkan dengan kepindahan untuk mengisi kursi kepelatihan di Manchester United.

Dari segi permainan, kedua tim sama-sama mendominasi namun Manchester City lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dengan melepaskan 16 tembakan dan 6 diantaranya on-target.

Meski lebih dulu mencetak gol melalui Mbappe, gol babak kedua dari Raheem Sterling dan Gabriel Jesus, sudah cukup untuk mengamankan juara Grup A bagi City, yang seharusnya bisa menang lebih banyak jika Keylor Navas tidak tampil gemilang.

pocchetino-marah

Trio Messi, Neymar dan Mbappe (MNM) memang memiliki momen-momen ketika kualitas mereka sempat mengancam City, salah satunya adalah ketika umpan Messi yang dibelokkan kepada Mbappe untuk mencetak gol pembuka pada menit ke-50.

Namun ada juga kalanya PSG terpaksa bertahan hanya dengan delapan pemain karena trio M-N-M tidak membantu pertahanan dan berada jauh ddi depan, terkadang terlihat berjalan santai dengan tangan di pinggang, sambil menunggu para bek dan gelandang PSG untuk merebut bola kembali dan melepaskannya untuk melakukan serangan balik.

Kekalahan ini membuat tim asuhan Pochettino berada di posisi kedua grup A dan kemungkinan akan bertemu dengan lawan yang sulit seperti Liverpool atau Bayern Munich pada Februari 2022 nanti.

Written by Adhiarya Saputra